PPUU DPD RI Membentuk Tim Kerja Lokakarya Nasional

Jakarta, dpd.go.id- PADA masa sidang I tahun sidang 2011-2012, PPUU mengadakan pleno pertamanya dengan 3 agenda utama yaitu 1. Pembahasan Program Kerja PPUU Tahun Sidang 2011-2012; 2. Pembahasan Rencana Kerja PPUU Agustus-Desember 2011; dan 3. Pembahasan Jadwal PPUU Masa Sidang I 2011-2012 di Kompleks Parlemen Senayan Jakarta, Rabu (24/08/11).

Wakil Ketua PPUU, Iswandi (Senator DPD RI dari Lampung), membuka rapat dengan menyampaikan substansi dan arah capaian program PPUU. “Program kerja PPUU dapat dibagi menjadi dua besaran,” tegas Iswandi. Dua besaran tersebut merupakan program kerja PPUU dan kegiatan PPUU dengan substansi dari alat kelengkapan lain.

Setelah membahas dan mengesahkan jadwal, PPUU melakukan revisi keanggotaan Tim Kerja dengan memasukkan Juniwati (Senator DPD RI dari Jambi) pada Timja III, serta Gusti Farid (Senator DPD RI dari Kalimantan Selatan) menggantikan Habib Hamid (Senator DPD RI dari Kalimantan Selatan) untuk Timja I.

Selain revisi keanggotaan Timja, anggota PPUU mengangkat isu mengenai Lokakarya Nasional terkait penemuan 84 (delapan puluh empat) UU bermasalah didaerah hasil kerjasama dengan 29 perguruan tinggi yang akan diadakan akhir bulan September 2011. Terkait Lokakarya tersebut, Intsiawati Ayus (Senator DPD RI dari Riau) mengusulkan pembentukan Tim Khusus pengurus Lokakarya Nasional. PPUU memutuskan untuk menugaskan Hamdani (Senator DPD RI dari Kalimantan Tengah) dan Juniawati (Senator DPD RI dari Jambi) sebagai perwakilan. Sedangkan sebagai ketua tim ditunjuk Senator DPD RI dari Papua, Paulus Yohanes.

More

Find Us On Facebook

Kontak Kami

Nama

Email *

Pesan *

Blog Archive

Diberdayakan oleh Blogger.