BENGKALIS, Riau Online Sehubungan dengan dilaksanakan pertemuan Pemimpinan Adat Melayu Serumpun se-ASEAN ke III di Kota Bengkalis pada 1-7 Mei mendatang, selaku tuan rumah Kabupaten Bengkalis telah menyusun berbagai agenda kegiatan yang bakal ditaja pada helat yang mengambil tema: "Memartabatkan Adat Melayu Serumpun" tersebut.
Demikian dijelaskan Bupati Bengkalis Drs H Syamsurizal MM kepada sejumlah wartawan di pelabuhan speed boat Pemkab di Sungai Bengkel Bengkalis sebelum berangkat mendampingi anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI asal Riau Intsiawati Ayus SH MHum dan rombongan melakukan kunjungan kerja ke Desa Bandul (Kecamatan Merbau).
Adapun agenda kegiatan yang dimaksudkan orang nomor satu di Negeri Junjungan tersebut diantaranya pawai adat, seminar/dialog adat, pameran/bazar budaya Melayu, lomba permainan rakyat. "Selain itu juga akan dilaksanakan pagelaran seni budaya Melayu serta acara penganugerahan adat dan kenduri adat," jelas Syamsurizal.
Saat ditanya wartawan siapa saja yang bakal memperoleh penganugerahan adat tersebut, Syamsurizal mengatakan bahwa setakat ini dirinya belum tahu. "Mohon maaf. Saya betul-betul belum mengetahuinya. Karena penganugerahan adat ini sepenuhnya menjadi otoritas lembaga adat, maka sebaiknya teman-teman pers langsung mengkorfirmasikannya dengan para pengurusnya LAM Bengkalis. Sejauh ini saya memang belum memperoleh informasi dari mereka tentang siapa saja yang akan memperoleh anugerah dimaksud," jelas Syamsurizal, menyarankan.
Meskipun demikian, menurut informasi yang berhasil setidaknya ada dua nama yang dapat dipastikan bakal memperoleh anugerah adat dari LAM Bengkalis tersebut. Dari dalam negeri diantaranya Gubri HM Rusli Zainal SE. Sedangkan dari luar negeri Menteri Besar Malaka, Datuk Rustam Ali.
Sebelum itu, saat dihubungi secara terpisah Koordinator Seksi Pameran Budaya dan Bazar pertemuan Pemimpin Adat Melayu Serumpun Drs H Burhanuddin MM mengatakan bahwa materi yang bakal ditampilkan dalam pameran dan bazar tersebut nantinya akan sangat kental dengan nuansa Melayunya.
Untuk itu menurutnya, sebagai penanggungung jawab kegiatan ini, pihaknya sudah menyarankan dan sangat mengharapkan kepada seluruh para peserta pameran dan bazar untuk dapat menampilan materi-materi yang memiliki nilai budaya Melayu tradisional yang berasal dari daerah masing-masing. Termasuk juga kepada para peserta dari luar negeri.
"Sesuai maksud dan tujuan serta tema helat ini, kita mengharapkan melalui pameran dan bazar tersebut para pengunjung dapat memperoleh informasi sebanyak mungkin tentang segala sesuatu yang berkaitan budaya Melayu. Baik itu yang berasal dari daerah lain di luar Kabupaten Bengkalis maupun yang berasal dari luar negeri," jelas Boy, begitu Ketua Bappeda Bengkalis ini akrab disapa.(ms)
Popular Posts
-
Sumber: tvone Jakarta,Lima anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD), Selasa, mengajukan uji materi (judicial review) ke Mahkamah Konstitusi (MK...
-
mpr.go.id - Amandemen UUD 1945 melahirkan lembaga baru dalam struktur ketatanegaraan Indonesia. Salah satunya Dewan Perwakilan Daerah (DPD)...
-
JUMPA PERS: Anggota DPD asal Riau Intsiawati Ayus (kedua kiri) bersama anggota DPD menggelar konferensi pers terkait kebakaran hutan di S...
-
PEKANBARU -- Gaung Riau-- Manajemen sampah di Kota Pekanbaru yang saat ini semrawut dan tengah menjadi sorotan. Apalagi Pekanbaru dahulun...
-
Memaknai Pancasila sebagai dasar untuk tegak dan kokohnya Negara Indonesia, memang harus disadari oleh seluruh elemen bangsa. Demikian disa...
-
Pekanbaru, Detakriaunews.com - Manajemen sampah di Kota Pekanbaru, yang saat ini semrawut dan tengah menjadi sorotan. Apalagi Pekanbaru dah...
-
Organisasi Rumpun Melayu Bersatu (RMB) digagas pada 17 Juli 2000 dan didirikan dengan Akte No. 95 tanggal 31 Juli 2000 sebagai perkembangan ...
-
Konperensi pers DPD menyikapi keputusan MK terkait uji materi UU MD3 dan UU PPP terhadap UUD 1945 di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (27/3)...
-
beritadetik.com, JAKARTA – Senator atau Anggota Dewan Perwakilan wilayah (DPD) RI dari propinsi Riau, Intsiawati Ayus menyatakan konstitus...
-
Kinerja seluruh KPU di Riau terus dikritik. Data hasil Pemilu dari Riau yang masih di tabulasi nasional jumlahnya paling minim. Riauterkini-...
KATEGORI
- Aksi Demo
- Amandemen
- Aspirasi
- Audiensi
- BBM
- Berita
- Bikameral
- Catatan Perjalanan
- Checks and Balances
- Dialog
- DPD RI
- DPRD
- Ekonomi Daerah
- Galeri DPD RI
- GP Ansor
- HL
- HTI
- HUbungan DPD-DPR
- Hukum
- Infrastruktur
- intsiawati
- Investasi
- Jambore
- Judicial Review
- Kehutanan
- Ketahanan Energi
- Khazanah Melayu
- Kinerja
- Kinerja DPD RI
- Kliping
- Komite II
- Konflik Agraria
- Korupsi
- KPID
- Kuansing
- Kuningan
- Kunjungan Daerah
- LAM
- Legislasi
- lingkungan
- Masyarakat Adat
- Media Kampanye
- Migas
- Nelayan
- Opini
- Pansus
- Pekanbaru
- Pelantikan
- Pemilu 2009
- Pendidikan
- Penyiaran
- Perburuhan
- Perkebunan
- Perumahan Rakyat
- Pilkada
- Pilpres
- PON
- PPUU
- Profil
- Prolegnas
- pulau padang
- RDP
- Rokan Hilir
- RTRW
- Ruang Media
- sayembara
- Seputar DPD
- Siak
- Sidang Pleno
- Silaturahim
- Sosialisasi KUR
- Susduk
- Tanah Ulayat
- Tata Kelola SDA
- Tata Kota
- Tata Niaga
- Tembakau
- Tokoh dan Opini
- Uji Publik
- Uji Sahih
- UMKM
- Walikota