Intsiawati Ayus: Ini Namanya Krisis Kepemimpinan

Laporan Nolpitos

PEKANBARU, TRIBUNPEKANBARU.COM
Rapat Paripurna Istimewa DPRD Pekanbaru dengan agenda pengambilan sumpah dan pelantikan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pekanbaru terpilih dalam Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada), Firdaus-Ayat Cahyadi seharusnya sakral, namun diwarnai sorakan undangan.

Sorakan membahana sejak di sela-sela pidato Gubernur Riau, Rusli Zainal dan sampai di sela akhir acara. Sorakan yang membuat wajah Rusli memerah terjadi saat Rusli akan menaiki mobilnya. Sorakan datang dari pendukung Firdaus-Ayat yang memakai baju merah. Sorakan berbunyi: "Rakyat bersatu tidak bisa dikalahkan". Walau dengan wajah merah, Rusli tetap memperlihatkan senyumnya yang khas.

Menurut anggota DPD RI asal Riau, Intsiawati Ayus kepada Tribunpekanbaru.com, kondisi ini sebagai bentuk terjadinya krisis kepemimpinan di Pekanbaru dan Riau.

"Seharusnya berjalan sakral, namun nyatanya tidak. Ini bentuk krisis kepemimpinan," ungkap tokoh perempuan ini. (nol)

More

Find Us On Facebook

Kontak Kami

Nama

Email *

Pesan *

Blog Archive

Diberdayakan oleh Blogger.