Intsiawati Ayus: Srikandi Pembela UMKM

Suara Karya, Jakarta.
Besarnya potensi ekonomi daerah yang mampu menjadi penopang ketahanan ekonomi nasional menjadi alasan utama anggota Senat Indonesia asal Riau, Intsiawati Ayus, untuk terus memperjuangkan penyempurnaan kedudukan, fungsi, dan kewenangan Dewan Perwakilan Daerah (DPD) sebagai lembaga yang mewakili kepentingan masyarakat daerah.

Menurut wanita kelahiran Teluk Belitung, 4 Mei 1968, ini, perhatian pemerintah pusat terhadap kepentingan daerah masih minim. Hal ini dapat terlihat pada munculnya konflik lahan di sejumlah daerah.

"Meski DPD terhitung masih sebagai lembaga yang baru berdiri, tetapi kini masyarakat memiliki pandangan dan harapan yang besar kepada DPD, setelah wakilnya di DPR tidak lagi mampu menjalankan amanah dari rakyat," ujar sarjana Fakultas Hukum Universitas Islam Riau (1992) dan magister ilmu hukum Universitas Islam Indonesia (2004) ini.

Wakil Ketua Komite II DPD ini gigih menjadi salah seorang penggerak kesadaran bahwa pemerintah mesti menjadikan penguatan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sebagai prioritas pada tahun ini.

Dia rajin mengampanyekan bahwa kemampuan sektor tersebut harus tetap eksis dan tahan banting terhadap berbagai terpaan krisis.

Karena itulah, dia gencar mendorong penyelesaian konflik lahan dan percepatan pembagian lahan, pembangunan infrastruktur pertanian, serta relaksasi modal bagi petani kecil di daerah. "Ini menjadi kunci penting untuk meredam gejolak sosial, sekaligus dampak krisis di daerah," kata senator yang berhasil terpilih dalam dua periode ini. (Tri Handayani)

More

Find Us On Facebook

Kontak Kami

Nama

Email *

Pesan *

Blog Archive

Diberdayakan oleh Blogger.